Nama :M.Fahrul Rizki A
Nim :19108020017
POKOK BAHASAN I
BASIS
DATA,MODEL DATA,DIAGRAM E-R
1.
Konsep Sistem Basis Data
Basis data adalah
kumpulan data yang disimpan secara sistematis didalam komputer dan dapat diolah
atau dimanipulasi serta dapat diakses dengan mudah dan tepat menggunakan
perangkat lunak (program aplikasi) untuk menghasilkan sebuah informasi.
Sistem basis data
merupakan ruang lingkup yang lebih luas dari basis data.sistem basis data
memuat sekumpulan basis data dalam suatu sistem yang mungkin tidak ada hubungan
antara satu dengan yang lain,tetapi secara keseluruhan mempunyai hubungan
sebagai sebuah sistem yang didukung oleh komponen lainnya.
2.
Konsep Model Data
Model data merupakan
suatu cara untuk menjelaskan tentang data-data yang tersimpan dalam basis data
dan bagaimana hubungan antar data tersebut untuk para pengguna (User) secara
logika.secara garis besar model data dapat dikelompokkan menjadi 3 macam yaitu
:
1.
Model Data Berbasis Objek
(Object Based Data Model)
2.
Model Data Berbasis Record (Record Based Data Model)
3.
Physical Based Data Model .
3.
Bahasa Basis Data
Bahasa yang
digunakan untuk mendefinisikan,mengelolah dan memanipulasi basis data
dikelompokkan 3 macam yaitu :
1.
DDL (Data Definition Language) digunakan untuk mendefinisikan struktur
dan kerangka basis data yang meliputi :
a.
Membentuk basis
data,tabel,indeks
b.
Mengubah struktur table.
c.
Menghapus basis data,table atau
indeks.
2.
DML (Data Manipulation Language) digunakan untuk menjabarkan pemrosesan
data pada basis data yang meliputi :
a.
Menambahka atau menyisipkan
data baru kebasis data.
b.
Mengelolah data yang tersimpan
dalam basis data (query)
c.
Mengubah dan menghapus data
dalam basis data.
3.
DCL (Data Control Language) digunakan untuk pengaturan hak akses pengguna
pada basis data yang meliputi :
a.
Menugaskan hak akses terhadap
basis data kepada pengguna atau grup pengguna.
b.
Membatalkan hak akses pengguna
terhadap basis data.
4.
Entity Relationship Diagram
(ER-D)
Merupakan model data
yang dikembangkan berdasarkan obyek atau entitas.ER_D berguna membantu
perancang atau analis sistem pada saat melakukan analisis dan perancangan basis
data kerena model ini dapat menunjukkan macam data yang dibutuhkan dan
direlasikan antar data didalamnya.
1.
Komponen ER_Diagram
Sebuah diagram ER
tersusun atas tiga komponen,yaitu entitas yang merupakan obyek dasar yang
terlibat dalam sistem,atribut yang berperan sebagai penjelas entitas,kerelasian
antar entitas menunjukan hubungan yang terjadi diantara dua entitas.
a.
Entitas (Entity)
Entitas menunjukan
obyek-obyek dasar yang terkait didalam sistem.obyek dasar dapat berupa
orang,benda atau hal yang keterangannya perlu disimpan didalam basis
data.macam-macam entitas :
·
Entitas Reguler
·
Entitas Dependen
·
Entitas Super Type dan Sub Type
b.
Atribut (Attribute)
Merupakan
keterangan-keterangan yang terkait pada sebuah entitas yang perlu disimpan
kedalam database. Atribut berfungsi sebagai penjelas pada sebuah entitas. Atribut pada
sebuah entitas dibagi menjadi 2 yaitu :
·
Atribut Sederhana (Simple
Attribute)
·
Atribut Komposit (Composite
Attribute)
c.
Kerelesaian Antar Entitas (Entity Relationship)
Mendefinisikan
hubungan antara 2 buah entitas jenis kerelasian antar entitas dibagi menjadi 3
sebagai berikut :
1.
Kerelasian jenis satu kesatu
(one to one)
2.
Kerelasian banyak ke satu (many
to one) atau satu kebanyak (one to many)
3.
Kerelasian jenis banyak ke
banyak (many to many)
2.
Langkah-langkah Membuat
ER_Diagram
Untuk membuat
ER_Diagram secara lengkap dapat dilakukan dengan mengikuti langkah-langkah sebagai
berikut :
·
Identifikasikan setiap entitas
yang terlibat.
·
Lengkapi masing-masing entitas
dengan atribut yang sesuai.
·
Tentukan primary key dari
masing-masing entitas.
·
Identifikasikan setiap
kerelasian berikut jenisnya yang terjadi diantara entitas dengan membuat tabel
daftar kerelasian antar entitas.
·
Gambarkan simbol-simbol
entitas,atribut,dan kerelasian antar entitas secara jelas dan tidak
bertabrakan.
·
Cek ER_Diagram yang
terbentuk,dalam hal : kelengkapan entitas,kelengkapan atribut, kelengkapan
kerelasian antar entitas dan jenis kerelasian antar entitas.
LEMBAR KERJA DAN TUGAS
A.
LEMBAR KERJA
Langkah-langkah
merancang basis data perpustakaan :
1.
Identifikasikan setiap entitas
yang terlibat dengan membuat tabel daftar entitas.
2.
Lengkapi masing-masing entitas
dengan atribut yang sesuai
3.
Tentukan primary key dari
masing-masing entitas
4.
Identifikasikan setiap
kerelasian berikut jenisnya yang terjadi diantara entitas dengan membuat tabel
daftar kerelasian antar entitas.
5.
Gambarkan simbol-simbol
entitas,atribut,dan kerelasian antar entitas secara jelas dan tidak bertabrakan
Hasil ER_Diagram untuk basis data
pengolahan data perpustakaan tanpa melibatkan atribut untuk setiap entitas
sebagai berikut :
6.
Gambarkan model konseptual dari
ER_diagram diatas
Model konseptual
digunakan untuk memperjelas relasi antara entitas satu dengan entitas lain
menggunakan primary key dan foreign key.
7.
Membuat Kamus Data (Struktur
Entitas)
Kamus data digunakan untuk menjabarkan struktur dari
tabel atau entitas dan basis data
Tabel Buku
Tabel Pengarang
Tabel Peminjaman
POKOK BAHASAN
II
STRUCTURED
QUERY LANGUAGE (SQL)
A. SQL
(Structured Query Language)
SQL merupakan suatu bahasa (language) standar
menurut ANSI (American National Standards Institute) yang digunakan untuk
mengakses basis data. SQL pertama kali diterapkan pada sistem R (sebuah proyek
riset pada laboratorium riset San Jose, IBM). Kini SQL juga dijumpai pada
berbagai platform, dari mikrokomputer hingga mainframe.
B. Elemen
SQL
Elemen dasar SQL mencakup pernyataan,
nama, tipe data, konstanta, ekspresi, operator relasi, operator logika dan fungsi bawaan.
a. Pernyataan
Yang
semuanya dikelompokkan berdasarkan fungsinya masing-masing yaitu :
a. Data Definition Language
(DDL) : Digunakan untuk mendefinisikan data dengan menggunakan perintah :
CREATE, DROP, ALTER.
b. Data Manipulation
Language (DML) : Digunakan untuk memanipulasi data dengan menggunakan perintah
: INSERT, SELECT, UPDATE, DELETE.
c. Data Control Language
(DCL) : Digunakan untuk mengontrol hak para pemakai data dengan perintah :
GRANT, REVOKE.
b. Nama
Nama digunakan sebagai identitas bagi
objek-objek pada DBMS (Database
Management System). Contoh objek pada DBMS adalah tabel, kolom dan
pengguna.
c. Tipe Data
Setiap data memiliki tipe data.
Berikut ini adalah tipe data dalam MySQL :
Keterangan :
Signed dan Unsigned adalah atribut
untuk tipe data numerik
-
Signed : Data
yang disimpan dalam suatu kolom dapat berupa data negatif dan positif.
-
Unsigned :
Digunakan agar data yang dimasukkan bukan data negatif (>=0). Tipe data
float tidak Dapat dinyatakan dengan unsigned.
d. Konstanta
Konstanta menyatakan nilai yang tetap
atau tidak berubah. Konstanta sering di pakai pada perintah SELECT. Konstanta
di bagi menjadi 2 :
1. Konstanta bertipe numerik : 200, -3, 1500, 3.25
2. Konstanta bertipe karakter : ‘Teknik Informatika’
e. Operator Aritmatika
Operator Aritmatika adalah ekspresi
untuk memperoleh suatu nilai dari hasil perhitungan.
Contoh : harga*jumlah+2
Simbol-simbol yang dapat digunakan
pada ekspresi aritmatika :
f. Operator Relasi
Merupakan operator yang digunakan
untuk membandingkan suatu nilai dengan nilai yang lain. Biasanya operator
relasi digunakan bersamaan dengan operator logika dalam membantu untuk
menampilkan informasi dengan kriteria tertentu.Simbol-simbol yang dapat
digunakan pada operator relasi :
g. Operator Logika
Operator logika ada 3 yaitu OR, AND
dan NOT
h. Operator Pembanding
i.
Aggregate
Functions (Fungsi Agregat)
Fungsi adalah sebuah subprogram yang
menghasilkan suatu nilai jika dipanggil. Fungsi agregat adalah fungsi standar
di dalam SQL, suatu fungsi yang digunakan untuk melakukan summary, fungsi
statistik standar yang dikenakan pada suatu tabel atau query.
1. SUM(ekspresi)
2. Fungsi ini digunakan untuk mendapatkan nilai total
dari suatu kolom pada suatu tabel
3. AVG(ekspresi)
Fungsi ini digunakan untuk mencari
rata-rata nilai dalam suatu kolom dari suatu tabel atau ekspresi. Ekspresi
dalam fungsi AVG umumnya adalah nama kolom. Kolom yang dicari nilai
rata-ratanya adalah kolom dengan tipe data numerik.
4. COUNT(x)
Fungsi ini digunakan untuk menghitung
jumlah record (baris) dari suatu kolom dari suatu tabel. X adalah nama kolom
yang ingin dicari jumlah barisnya.
5. MAX(ekspresi)
Fungsi ini digunakan untuk mencari
nilai terbesar dari suatu kolom dari suatu tabel. Kolom yang dicari nilai
terbesarnya memiliki tipe data numerik.
6. MIN(ekspresi)
Fungsi ini digunakan untuk mencari
nilai terkecil dari suatu kolom dari suatu tabel. Kolom yang dicari nilai
terkecilnya memiliki tipe data numerik.
64 MySQL ( My Structured Query Language )
MySQL adalah Relational Database Management System
(RDBMS) yang didistribusikan secara gratis di bawah license GPL (General Public
License). Setiap orang bebas menggunakan MySQL tetapi harus bersifat open
source. MySQL menggunakan bahasa SQL (Structured Query Language).
- Instalasi MySQL-5.0.22-WIN32 :
1.
Jalankan file
setup mysql, yaitu mysql-5.0.22-win32.exe maka akan muncul dialog instalasi sebagai berikut :
2. Pilih tombol Next kemudian muncul kotak dialog seperti dibawah ini :
3. Pilih Custom, kemudian pilih tombol Next.
Kemudian tampil dialog fitur program sebagai berikut :
4. klik tanda silang pada Developer Components,
kemudian pilih This feature will be installed on local hard drive
sebagai berikut :
5. Kemudian pilih tombol Change..., pada folder
name ubah menjadi c:/mysql sesuai
dengan gambar berikut :
6. Pilih OK, kemudian pilih tombol Next,
dan pilih tombol Install, maka proses instalasi dimulai.
7. Berikutnya muncul dialog account, pilih Skip
Sign-Up dan klik tombol Next
maka akan muncul kkotak dialog sebagai berikut :
8. Klik tombol Finish dan tombol Next maka akan muncul kotak dialog sebagai berikut
:
9. Pilih Standard Configuration dan klik
tombol Next
10. Pilih tombol Next. Kemudian muncul gambar
berikut ini. Masukkan password yang diinginkan pada kota isian New root
password dan Confirm berikut ini untuk sekuritas, misalnya umsida.
Klik tombol Next.
11. Klik tombol Execute
sebagai tahap akhir.
12. Klik Finish.
a.
Melakukan Koneksi ke
MySQL :
Cara 1 :
1.
Melalui DOS Prompt, masuk ke
direktori utama MySQL dengan cara sebagai berikut (yang diketik hanya yang
digaris bawah) :
C:\> cd c:\xampp\mysql\bin
2. Setelah itu ketikkan perintah berikut
(yang diketik hanya yang digaris bawah) :
C:\xampp\mysql\bin> mysql –u root –p
maka akan
diminta untuk memasukkan password, isikan password yang digunakan pada saat
instalasi, yaitu umsida.
3. Selanjutnya akan ada respon dari server
seperti gambar berikut :
Tampilan tersebut di atas
menandakan bahwa telah berhasil melakukan koneksi ke server.
POKOK BAHASAN
III
DATA DEFINITION
LANGAUAGE (DLL)
A. Data Definiton Language (DLL)
DLL merupakan bagian dari sql yang digunakan untuk
mendefinisikan struktur dan kerangka
data dan obyek basis data. Bisa juga dikatakan merupakan kelompok perintah yang
berfungsi untuk mendefinisikan atribut-atribut basis data, tabel,
batasan-batasan terhadap suatu atribut, serta hubungan antar tabel.
B. Perintah-perintah DDL
Berikut ini perintah-perintah sql untuk Data Definiton Language :
a.
Membuat Database
Syntax : CREATE
DATABASE namadatabase;
perpustakaan :
mysql>
create database perpustakaan;
b.
Menampilkan daftar Database
SHOW DATABASES;
c.
Menghapus Database
DROP DATABASE
namadatabase;
d.
Mengaktifkan Database
USE
namadatabase;
e.
Membuat Tabel
mysql>
create table pengarang (
kode_pengarang varchar(5),
nama_pengarang
varchar(35));
f.
Mendefinisikan null/not null
mysql>
create table pengarang (
kode_pengarang varchar(5)
not null,
nama_pengarang
varchar(35) not null);
DATA
MANIPULATION LANGUAGE (DML)
A.
Data Manipulation Language (DML)
Data
manipulation language (DML) merupakan perintah-perintah yang berfungsi untuk
melakukan manipulasi data ataupun objek-objek yang ada didalam tabel. Antara
lain : perintah untuk memilih data (query),menyisipkan, mengubah dan menghapus
data dalam basis data.
Bentuk
Manipulasi yang dapat dilakukan oleh DML diantaranya adalah :
1.
Melakukan pencarian kembali data lama.
2.
Penyisipan data baru kedalam tabel.
3.
Penghapusan data.
4.
Pengubahan data.
5.
Menampilkan data dengan kriteria
tertentu.
6.
Menampilkan data secara terurut.
DML
menurut jenisnya dapat dibagi menjadi 2 jenis yaitu :
1. Prosedural
2. Non
prosedural
B.
Perintah DML sebagai berikut :
INSERT
Cara 1 :
Mysql
> insert into buku values (‘B001’,’Sistem Basis
Data’,25000,’2004’,’P001’,’T001’);
POKOK BAHASAN V
QUERY DAN VIEW
A.
Query
Query merupakan
suatu proses pengolahan data yang digunakan untuk memberikan hasil dari basis
data berdasarkan kriteria tertentu. Query tidak hanya membaca atau mengambil
data,Query biasanya melibatkan beberapa tabel yang direlasikan dengan
menggunakan field kunci.Namun query juga dapat digunakan pada satu tabel
saja,tetapi hasilnya kurang informatif dan terbatas.
1.
Aturan dalam melakukan query
antar tabel :
a.
Setiap field disebutkan bersama
dengan nama tabelnya,dipisahkan tanda titik (.) Syntax : Namatabel.namafield.
Contoh :
buku.kode_buku artinya field kode_buku dari tabel buku.
b.
Setiap tabel yang terlibat
dalam proses query harus disebutkan dalam klausa FROM,dengan pemisah koma (,)
dimana urutan tabel tidak mempengaruhi proses query.
Contoh : From buku,
anggota.
c.
Kondisi dalam klausa Where
mempengaruhi jenis join yang tercipta.
2.
Jenis – jenis join pada query.
a.
Operator Cross Join
b.
Operator Inner Join
c.
Operator Equijoin
d.
Operator Self-join
e.
Operetor Natural Join
Natural join
dibedakan menjadi 2 yaitu :
·
Natural Left Join
·
Natural Right Join
3.
UNION, INTERSECT dan EXCEPT
1.
UNION
Union merupakan operator yang digunakan untuk
menggabungkan hasil query,dengan ketentuan jumlah,nama dan tipe kolom dari
masing-masing tabel yang akan ditampilkan datanya harus sama.
2.
INTERSECT
Intersect merupakan
operator yang digunakan untuk memperoleh
data dari dua buah query dimana data yang ditampilkan adalah yang memenuhi
kedua query tersebut dengan ketentuan jumlah,nama dan tipe kolom dari
masing-masing tabel yang akan ditampilkan datanya harus sama.
3.
EXCEPT / Set Difference
Except merupakan operator yang digunakan untuk
memperoleh data dari dua buah query dimana data yang ditampilkan adalah data
yang ada pada hasil query 1 dan tidak terdapat pada data dari hasil query 2
dengan ketentuan jumlah,nama dan tipe kolom dari masing-masing tabel yang akan
ditampilkan datanya harus sama.
4.
Nested Queries / Subquery (IN,NOT
IN,EXISTS,NOT EXIST)
Subquery berarti query didalam query.dengan menggunakan
subquery, hasil dari query akan menjadi bagian dari query diatasnya.
Subquery terletak didalam klausa WHERE atau HAVING pada
klausa WHERE,subquery digunakan untuk memilih baris-baris tertentu yang
kemudian digunakan oleh query. Sedangkan pada klausa HAVING,subquery digunakan
untuk memilih kelompok baris yang kemudian digunakan oleh query.
B.
View
View adalah perintah query yang disimpan pada database
dengan suatu nama tertentu,sehingga bisa digunakan setiap saat untuk melihat
data tanpa menuliskan ulang query tersebut.
C.
PENGGUNAAN VIEW
1.
View antar 2 tabel
2.
View dengan 3 tab
POKOK BAHASAN VI
DATA
CONTROL LANGUAGE (DCL) / HAK AKSES USER
A. Pemahaman
Hak Akses
Basis
data yang telah dibuat perlu diatur agar data selalu dalam keadaan aman dari
pemakai yang tidak berhak. Pengaturan hak akses berguna dalam hal pembatasan
pengaksesan suatu data, misalkan hanya pemakai tertentu yang bisa membaca atau
pemakai lain yang justru dapat melakukan perubahan dan penghapusan data.
Macam-macam
perintah yang terkait dengan hak akses adalah SELECT , INSERT , UPDATE , DELETE
, REFERENCES , INDEX , CREATE , ALTER dan DROP.
B. Mengatur
Hak Akses
Untuk
MySQL versi 3.22 keatas dalam manajemen user dapat menggunakan perintah GRANT
dan REVOKE untuk mengatur hak akses pemakai (user).
1.
Perintah GRANT
GRANT SELECT ON
buku To siska;
Perintah diatas digunakan untuk memberikan hak akses
SELECT terhadap tabel buku kepada user siska sehingga user siska dapat menggunakan
perintah SELECT untuk melakukan proses query pada tabel buku.
Hak akses lebih dari satu :
GRANT SELECT, INSERT, UPDATE, DELETE
ON buku TO siska, edi;
2.
Perintah REVOKE
C. Membatasi
Hak Akses
Hak
akses perlu dibatasi untuk memudahkan dalam mengatur dan mengawasi pemakaian
data serta menjaga keamanan data.
Contoh
:
Administrator
akan memberikan hak akses kepada edi dalam melakukan query tabel buku untuk
field tertentu saja. Perintahnya :
GRANT SELECT, UPDATE (kode_buku,judul_buku,tahun_penerbit)
ON buku TO edi;
Dari
perintah diatas user arif hanya dapat melakukan SELECT dan UPDATE terhadap tiga
field yaitu kode_buku, judul_buku, tahun_penerbit).
D.
Hak Akses Penuh
GRANT ALL ON buku to siska;
E.
Hak Akses kepada Public
GRANT SELECT, INSERT ON buku ‘world’;
F.
Pencabutan Hak Akses
1.
Pencabutan hak akses sementara
2.
Perintah DELETE