Kamis, 11 Juni 2020

RESUME BASIS DATA


Nama :M.Fahrul Rizki A
Nim :19108020017



POKOK BAHASAN I
BASIS DATA,MODEL DATA,DIAGRAM E-R
1.        Konsep Sistem Basis Data
Basis data adalah kumpulan data yang disimpan secara sistematis didalam komputer dan dapat diolah atau dimanipulasi serta dapat diakses dengan mudah dan tepat menggunakan perangkat lunak (program aplikasi) untuk menghasilkan sebuah informasi.
Sistem basis data merupakan ruang lingkup yang lebih luas dari basis data.sistem basis data memuat sekumpulan basis data dalam suatu sistem yang mungkin tidak ada hubungan antara satu dengan yang lain,tetapi secara keseluruhan mempunyai hubungan sebagai sebuah sistem yang didukung oleh komponen lainnya.
2.        Konsep Model Data
Model data merupakan suatu cara untuk menjelaskan tentang data-data yang tersimpan dalam basis data dan bagaimana hubungan antar data tersebut untuk para pengguna (User) secara logika.secara garis besar model data dapat dikelompokkan menjadi 3 macam yaitu :
1.         Model Data Berbasis Objek (Object Based Data Model)
2.         Model Data Berbasis Record (Record Based Data Model)
3.         Physical Based Data Model .
3.        Bahasa Basis Data
Bahasa yang digunakan untuk mendefinisikan,mengelolah dan memanipulasi basis data dikelompokkan 3 macam yaitu :
1.         DDL (Data Definition Language) digunakan untuk mendefinisikan struktur dan kerangka basis data yang meliputi :
a.    Membentuk basis data,tabel,indeks
b.    Mengubah struktur table.
c.    Menghapus basis data,table atau indeks.
2.         DML (Data Manipulation Language) digunakan untuk menjabarkan pemrosesan data pada basis data yang meliputi :
a.    Menambahka atau menyisipkan data baru kebasis data.
b.    Mengelolah data yang tersimpan dalam basis data (query)
c.    Mengubah dan menghapus data dalam basis data.
3.         DCL (Data Control Language) digunakan untuk pengaturan hak akses pengguna pada basis data yang meliputi :
a.    Menugaskan hak akses terhadap basis data kepada pengguna atau grup pengguna.
b.    Membatalkan hak akses pengguna terhadap basis data.

4.        Entity  Relationship Diagram (ER-D)
Merupakan model data yang dikembangkan berdasarkan obyek atau entitas.ER_D berguna membantu perancang atau analis sistem pada saat melakukan analisis dan perancangan basis data kerena model ini dapat menunjukkan macam data yang dibutuhkan dan direlasikan antar data didalamnya.
1.         Komponen ER_Diagram
Sebuah diagram ER tersusun atas tiga komponen,yaitu entitas yang merupakan obyek dasar yang terlibat dalam sistem,atribut yang berperan sebagai penjelas entitas,kerelasian antar entitas menunjukan hubungan yang terjadi diantara dua entitas.
a.    Entitas (Entity)
Entitas menunjukan obyek-obyek dasar yang terkait didalam sistem.obyek dasar dapat berupa orang,benda atau hal yang keterangannya perlu disimpan didalam basis data.macam-macam entitas :
·         Entitas Reguler
·         Entitas Dependen
·         Entitas Super Type dan Sub Type
b.    Atribut (Attribute)
Merupakan keterangan-keterangan yang terkait pada sebuah entitas yang perlu disimpan kedalam database. Atribut berfungsi sebagai penjelas pada sebuah entitas. Atribut pada sebuah entitas dibagi menjadi 2 yaitu :
·         Atribut Sederhana (Simple Attribute)
·         Atribut Komposit (Composite Attribute)
c.    Kerelesaian Antar Entitas (Entity Relationship)
Mendefinisikan hubungan antara 2 buah entitas jenis kerelasian antar entitas dibagi menjadi 3 sebagai berikut :
1.    Kerelasian jenis satu kesatu (one to one)
2.    Kerelasian banyak ke satu (many to one) atau satu kebanyak (one to many)
3.    Kerelasian jenis banyak ke banyak (many to many)
2.         Langkah-langkah Membuat ER_Diagram
Untuk membuat ER_Diagram secara lengkap dapat dilakukan dengan mengikuti langkah-langkah sebagai berikut :
·      Identifikasikan setiap entitas yang terlibat.
·      Lengkapi masing-masing entitas dengan atribut yang sesuai.
·      Tentukan primary key dari masing-masing entitas.
·      Identifikasikan setiap kerelasian berikut jenisnya yang terjadi diantara entitas dengan membuat tabel daftar kerelasian antar entitas.
·      Gambarkan simbol-simbol entitas,atribut,dan kerelasian antar entitas secara jelas dan tidak bertabrakan.
·      Cek ER_Diagram yang terbentuk,dalam hal : kelengkapan entitas,kelengkapan atribut, kelengkapan kerelasian antar entitas dan jenis kerelasian antar entitas.











LEMBAR KERJA DAN TUGAS
A.      LEMBAR KERJA
Langkah-langkah merancang basis data perpustakaan :
1.      Identifikasikan setiap entitas yang terlibat dengan membuat tabel daftar entitas.
2.      Lengkapi masing-masing entitas dengan atribut yang sesuai
3.      Tentukan primary key dari masing-masing entitas
4.      Identifikasikan setiap kerelasian berikut jenisnya yang terjadi diantara entitas dengan membuat tabel daftar kerelasian antar entitas.
5.      Gambarkan simbol-simbol entitas,atribut,dan kerelasian antar entitas secara jelas dan tidak bertabrakan
Hasil ER_Diagram untuk basis data pengolahan data perpustakaan tanpa melibatkan atribut untuk setiap entitas sebagai berikut :
 




 








6.      Gambarkan model konseptual dari ER_diagram diatas
Model konseptual digunakan untuk memperjelas relasi antara entitas satu dengan entitas lain menggunakan primary key dan foreign key.
 















7.      Membuat Kamus Data (Struktur Entitas)
Kamus data digunakan untuk menjabarkan struktur dari tabel atau entitas dan basis data
 
Tabel Buku
Tabel Pengarang
Tabel  Penerbit
Tabel  Peminjaman
POKOK BAHASAN II
STRUCTURED QUERY LANGUAGE (SQL)
A.  SQL (Structured Query Language)
SQL merupakan suatu bahasa (language) standar menurut ANSI (American National Standards Institute) yang digunakan untuk mengakses basis data. SQL pertama kali diterapkan pada sistem R (sebuah proyek riset pada laboratorium riset San Jose, IBM). Kini SQL juga dijumpai pada berbagai platform, dari mikrokomputer hingga mainframe.
B.  Elemen SQL
Elemen dasar SQL mencakup pernyataan, nama, tipe data, konstanta, ekspresi, operator relasi, operator logika  dan fungsi bawaan.
a.       Pernyataan
      Yang semuanya dikelompokkan berdasarkan fungsinya masing-masing yaitu :
a.       Data Definition Language (DDL) : Digunakan untuk mendefinisikan data dengan menggunakan perintah : CREATE, DROP, ALTER.
b.      Data Manipulation Language (DML) : Digunakan untuk memanipulasi data dengan menggunakan perintah : INSERT, SELECT, UPDATE, DELETE.
c.       Data Control Language (DCL) : Digunakan untuk mengontrol hak para pemakai data dengan perintah : GRANT, REVOKE.
b.      Nama
Nama digunakan sebagai identitas bagi objek-objek pada DBMS (Database Management System). Contoh objek pada DBMS adalah tabel, kolom dan pengguna.
c.       Tipe Data
Setiap data memiliki tipe data. Berikut ini adalah tipe data dalam MySQL :
Keterangan :
Signed dan Unsigned adalah atribut untuk tipe data numerik
-          Signed : Data yang disimpan dalam suatu kolom dapat berupa data negatif dan positif.
-          Unsigned : Digunakan agar data yang dimasukkan bukan data negatif (>=0). Tipe data float tidak Dapat dinyatakan dengan unsigned.
d.      Konstanta
Konstanta menyatakan nilai yang tetap atau tidak berubah. Konstanta sering di pakai pada perintah SELECT. Konstanta di bagi menjadi 2 :
1.      Konstanta bertipe numerik : 200, -3, 1500, 3.25
2.      Konstanta bertipe karakter : ‘Teknik Informatika’
e.       Operator Aritmatika
Operator Aritmatika adalah ekspresi untuk memperoleh suatu nilai dari hasil perhitungan.
Contoh : harga*jumlah+2
Simbol-simbol yang dapat digunakan pada ekspresi aritmatika :
   
f.       Operator Relasi
Merupakan operator yang digunakan untuk membandingkan suatu nilai dengan nilai yang lain. Biasanya operator relasi digunakan bersamaan dengan operator logika dalam membantu untuk menampilkan informasi dengan kriteria tertentu.Simbol-simbol yang dapat digunakan pada operator relasi :
g.      Operator Logika
Operator logika ada 3 yaitu OR, AND dan NOT
h.      Operator Pembanding
i.        Aggregate Functions (Fungsi Agregat)
Fungsi adalah sebuah subprogram yang menghasilkan suatu nilai jika dipanggil. Fungsi agregat adalah fungsi standar di dalam SQL, suatu fungsi yang digunakan untuk melakukan summary, fungsi statistik standar yang dikenakan pada suatu tabel atau query.
1.      SUM(ekspresi)
2.      Fungsi ini digunakan untuk mendapatkan nilai total dari suatu kolom pada suatu tabel
3.      AVG(ekspresi)
Fungsi ini digunakan untuk mencari rata-rata nilai dalam suatu kolom dari suatu tabel atau ekspresi. Ekspresi dalam fungsi AVG umumnya adalah nama kolom. Kolom yang dicari nilai rata-ratanya adalah kolom dengan tipe data numerik.
4.      COUNT(x)
Fungsi ini digunakan untuk menghitung jumlah record (baris) dari suatu kolom dari suatu tabel. X adalah nama kolom yang ingin dicari jumlah barisnya.
5.      MAX(ekspresi)
Fungsi ini digunakan untuk mencari nilai terbesar dari suatu kolom dari suatu tabel. Kolom yang dicari nilai terbesarnya memiliki tipe data numerik.
6.      MIN(ekspresi)
Fungsi ini digunakan untuk mencari nilai terkecil dari suatu kolom dari suatu tabel. Kolom yang dicari nilai terkecilnya memiliki tipe data numerik.

64     MySQL ( My Structured Query Language )
MySQL adalah Relational Database Management System (RDBMS) yang didistribusikan secara gratis di bawah license GPL (General Public License). Setiap orang bebas menggunakan MySQL tetapi harus bersifat open source. MySQL menggunakan bahasa SQL (Structured Query Language).
  1. Instalasi MySQL-5.0.22-WIN32 :
1.      Jalankan file setup mysql, yaitu mysql-5.0.22-win32.exe maka akan muncul dialog instalasi sebagai berikut :
2.      Pilih tombol Next kemudian muncul kotak dialog seperti dibawah ini :
3.      Pilih Custom, kemudian pilih tombol Next. Kemudian tampil dialog fitur program sebagai berikut :
4.      klik tanda silang pada Developer Components, kemudian pilih This feature will be installed on local hard drive sebagai berikut :
5.      Kemudian pilih tombol Change..., pada folder name ubah menjadi c:/mysql sesuai dengan gambar berikut :
6.      Pilih OK, kemudian pilih tombol Next, dan pilih tombol Install, maka proses instalasi dimulai.
7.      Berikutnya muncul dialog account, pilih Skip Sign-Up dan klik tombol Next maka akan muncul kkotak dialog sebagai berikut :
8.      Klik tombol Finish dan tombol Next maka akan muncul kotak dialog sebagai berikut :
9.      Pilih Standard Configuration dan klik tombol Next
10.  Pilih tombol Next. Kemudian muncul gambar berikut ini. Masukkan password yang diinginkan pada kota isian New root password dan Confirm berikut ini untuk sekuritas, misalnya umsida. Klik tombol Next.
11.  Klik tombol Execute sebagai tahap akhir.
12.  Klik Finish.

a.      Melakukan Koneksi ke MySQL :
Cara 1 :
1.      Melalui DOS Prompt, masuk ke direktori utama MySQL dengan cara sebagai berikut (yang diketik hanya yang digaris bawah) :
C:\> cd  c:\xampp\mysql\bin
2.      Setelah itu ketikkan perintah berikut (yang diketik hanya yang digaris bawah) :
C:\xampp\mysql\bin> mysql –u root –p
maka akan diminta untuk memasukkan password, isikan password yang digunakan pada saat instalasi, yaitu umsida.
3.      Selanjutnya akan ada respon dari server seperti gambar berikut :
Tampilan tersebut di atas menandakan bahwa telah berhasil melakukan koneksi ke server.
  
POKOK BAHASAN III
DATA DEFINITION LANGAUAGE (DLL)
A.      Data Definiton Language (DLL)
DLL merupakan bagian dari sql yang digunakan untuk mendefinisikan struktur dan kerangka data dan obyek basis data. Bisa juga dikatakan merupakan kelompok perintah yang berfungsi untuk mendefinisikan atribut-atribut basis data, tabel, batasan-batasan terhadap suatu atribut, serta hubungan antar tabel.
B.       Perintah-perintah DDL
Berikut ini perintah-perintah sql untuk Data Definiton Language :
a.         Membuat Database
Syntax : CREATE DATABASE namadatabase;

perpustakaan :
mysql> create database perpustakaan;
b.        Menampilkan daftar Database
SHOW DATABASES;
c.         Menghapus Database
DROP DATABASE namadatabase;
d.        Mengaktifkan Database
USE namadatabase;
e.         Membuat Tabel
mysql> create table pengarang (
                      kode_pengarang varchar(5),
                      nama_pengarang varchar(35));
f.          Mendefinisikan null/not null
mysql> create table pengarang (
                      kode_pengarang varchar(5) not null,
                      nama_pengarang varchar(35) not null);
 POKOK BAHASAN IV
DATA MANIPULATION LANGUAGE (DML)
A.      Data Manipulation Language (DML)
Data manipulation language (DML) merupakan perintah-perintah yang berfungsi untuk melakukan manipulasi data ataupun objek-objek yang ada didalam tabel. Antara lain : perintah untuk memilih data (query),menyisipkan, mengubah dan menghapus data dalam basis data.
Bentuk Manipulasi yang dapat dilakukan oleh DML diantaranya adalah :
1.         Melakukan pencarian kembali data lama.
2.         Penyisipan data baru kedalam tabel.
3.         Penghapusan data.
4.         Pengubahan data.
5.         Menampilkan data dengan kriteria tertentu.
6.         Menampilkan data secara terurut.
DML menurut jenisnya dapat dibagi menjadi 2 jenis yaitu :
1.    Prosedural
2.    Non prosedural
B.       Perintah DML sebagai berikut :
INSERT
Cara 1 :
Mysql > insert into buku values (‘B001’,’Sistem Basis Data’,25000,’2004’,’P001’,’T001’);
 
POKOK BAHASAN V
QUERY DAN VIEW
A.      Query
Query merupakan suatu proses pengolahan data yang digunakan untuk memberikan hasil dari basis data berdasarkan kriteria tertentu. Query tidak hanya membaca atau mengambil data,Query biasanya melibatkan beberapa tabel yang direlasikan dengan menggunakan field kunci.Namun query juga dapat digunakan pada satu tabel saja,tetapi hasilnya kurang informatif dan terbatas.
1.         Aturan dalam melakukan query antar tabel :
a.    Setiap field disebutkan bersama dengan nama tabelnya,dipisahkan tanda titik (.) Syntax : Namatabel.namafield.
Contoh : buku.kode_buku artinya field kode_buku dari tabel buku.
b.    Setiap tabel yang terlibat dalam proses query harus disebutkan dalam klausa FROM,dengan pemisah koma (,) dimana urutan tabel tidak mempengaruhi proses query.
Contoh : From buku, anggota.
c.    Kondisi dalam klausa Where mempengaruhi jenis join yang tercipta.
2.         Jenis – jenis join pada query.
a.    Operator Cross Join
b.    Operator Inner Join
c.    Operator Equijoin
d.   Operator Self-join
e.    Operetor Natural Join
Natural join dibedakan menjadi 2 yaitu :
·      Natural Left Join
·      Natural Right Join
3.         UNION, INTERSECT dan EXCEPT
1.    UNION
Union merupakan operator yang digunakan untuk menggabungkan hasil query,dengan ketentuan jumlah,nama dan tipe kolom dari masing-masing tabel yang akan ditampilkan datanya harus sama.
2.    INTERSECT
Intersect merupakan operator  yang digunakan untuk memperoleh data dari dua buah query dimana data yang ditampilkan adalah yang memenuhi kedua query tersebut dengan ketentuan jumlah,nama dan tipe kolom dari masing-masing tabel yang akan ditampilkan datanya harus sama.
3.    EXCEPT / Set Difference
Except merupakan operator yang digunakan untuk memperoleh data dari dua buah query dimana data yang ditampilkan adalah data yang ada pada hasil query 1 dan tidak terdapat pada data dari hasil query 2 dengan ketentuan jumlah,nama dan tipe kolom dari masing-masing tabel yang akan ditampilkan datanya harus sama.
4.    Nested Queries / Subquery (IN,NOT IN,EXISTS,NOT EXIST)
Subquery berarti query didalam query.dengan menggunakan subquery, hasil dari query akan menjadi bagian dari query diatasnya.
Subquery terletak didalam klausa WHERE atau HAVING pada klausa WHERE,subquery digunakan untuk memilih baris-baris tertentu yang kemudian digunakan oleh query. Sedangkan pada klausa HAVING,subquery digunakan untuk memilih kelompok baris yang kemudian digunakan oleh query.
B.       View
View adalah perintah query yang disimpan pada database dengan suatu nama tertentu,sehingga bisa digunakan setiap saat untuk melihat data tanpa menuliskan ulang query tersebut.
C.      PENGGUNAAN VIEW
1.         View antar 2 tabel
2.         View dengan 3 tab

POKOK BAHASAN VI
DATA CONTROL  LANGUAGE (DCL) / HAK AKSES USER
A.      Pemahaman Hak Akses
Basis data yang telah dibuat perlu diatur agar data selalu dalam keadaan aman dari pemakai yang tidak berhak. Pengaturan hak akses berguna dalam hal pembatasan pengaksesan suatu data, misalkan hanya pemakai tertentu yang bisa membaca atau pemakai lain yang justru dapat melakukan perubahan dan penghapusan data.
Macam-macam perintah yang terkait dengan hak akses adalah SELECT , INSERT , UPDATE , DELETE , REFERENCES , INDEX , CREATE , ALTER dan DROP.

B.       Mengatur Hak Akses
Untuk MySQL versi 3.22 keatas dalam manajemen user dapat menggunakan perintah GRANT dan REVOKE untuk mengatur hak akses pemakai (user).
1.         Perintah GRANT
GRANT SELECT ON buku To siska;
Perintah diatas digunakan untuk memberikan hak akses SELECT terhadap tabel buku kepada user siska sehingga user siska dapat menggunakan perintah SELECT untuk melakukan proses query pada tabel buku.
Hak akses lebih dari satu :
GRANT SELECT, INSERT, UPDATE, DELETE ON buku TO siska, edi;
2.         Perintah REVOKE

C.      Membatasi Hak Akses
Hak akses perlu dibatasi untuk memudahkan dalam mengatur dan mengawasi pemakaian data serta menjaga keamanan data.
Contoh :
Administrator akan memberikan hak akses kepada edi dalam melakukan query tabel buku untuk field tertentu saja. Perintahnya :
GRANT SELECT, UPDATE (kode_buku,judul_buku,tahun_penerbit) ON buku TO edi;
Dari perintah diatas user arif hanya dapat melakukan SELECT dan UPDATE terhadap tiga field yaitu kode_buku, judul_buku, tahun_penerbit).

D.      Hak Akses Penuh
GRANT ALL ON buku to siska;
E.       Hak Akses kepada Public
GRANT SELECT, INSERT ON buku ‘world’;
F.       Pencabutan Hak Akses
1.         Pencabutan hak akses sementara
2.         Perintah DELETE


Tidak ada komentar:

Posting Komentar